Tinta Indonesia
banner 728x250

Karena Konflik dengan PT .SBP Selama 6 Hari Suku SAD Menduduki Lahan Adat : Belum Ada Perhatian Dari Pemerintah 

Muara Jambi ,Tinta Indonesia – Konflik kepemilikan lahan adat selalu menjadi sengketa yang sukar diselesaikan. Apalagi saat ini yang di alami Suku Anak Dalam (SAD) Batin IX Sungai Bahar Provinsi  Jambi ,Karena   Sebagai Bentuk Protes Terhadap Sangketa Dengan PT SBP  Suku  6 Hari Suku SAD Menduduki Lahan Adat (Peningalan Nenek Moyang Mereka Belum ada Perhatian khusus dari Pemerintah Pusat maupun daerah ,hal ini di sampaikan oleh Jauhari MD Perwakilan suku SAD Batin IX Pada media ini 2/06/2025 

Menurut Jauhari Bukti Keseriusan Suku anak dalam Mempertahan Tanah Ulayat nya  Beberapa Keluarga yang  telah tidur di tenda   beratap terpal  dengan Membawah anak anak ,bayi bahkan orang tua yang sudah sepuh  Tidur dan Menempati Lahan yang sudah  di kuasai PT SBP  selama 6 hari ,ini semuah bentuk protes kami kepada Pemerintah pusat atau pun Daerah “bebernya 

Sesuai dengan Pemberitaan media ini , pada  Tanggal 28 Mei 2025 

Konflik Lahan  Suku Anak  Dalam  Batin IX Dengan PT  SBP  Kembali Memanas : ini kronologi nya  https://www.tintaindonesia.my.id/konflik-lahan-suku-anak-dalam-batin-ix-dengan-pt-sbp-kembali-memanas-ini-kronologi-nya/ 

 Namun  sampai saat ini belum ada Konfirmasi dari pihak PT SBP maupun Dari APH ataupun Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi atau pun Provinsi Jambi .”Ungkapnya.

Lebi lanjut Jauhari juga menambahkan ,Saya mewakili Keluarga Suku Anak dalam Batin IX Berharap Agar Pihak Pemerintah baik pusat maupun daerah Agar dapat memediasi atau Mencatikan solusi  Permasalahan ini ,Agar kami suku SAD dapat menduduki sepenuhnya lahan Peningalan nenek moyang kami  .”tutupnya (****)

Penulis.         : Aswan 

Publishedr.   : Yupantri 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *