Tinta Indonesia
banner 728x250

Selama 16 Hari SAD  Batin IX Menduduki  Lahan Ahli Waris : Ini Tanggapan  Pihak PT SBP 

Muara Jambi ,Tinta Indonesia – Konflik kepemilikan tanah adat selalu menjadi penyelesaian yang sukar diselesaikan atau Sangat Sulit itulah Ungkapan dari Jauhari MD Perwakilan Suku Anak dalam Batin Sembilan Saat di wawancarai Media ini Pada Jumat 13 /06/2025 Karena Sampai saat ini Belum ada titik temu ,bahkan pihak pemerintah baik dari provinsi maupun Kabupaten Muara Jambi sepertinya tak perduli kami sebagai suku anak di Batin Sembilan ,karena tanah yang kami perjuangkan adalah milik nenek nenek kami (Suku anak dalam asli ) Boleh di Katan Tanah Ulayat .” Bebernya .

Sesuai yang di beritakan media ini:Konflik Lahan  Suku Anak  Dalam  Batin IX Dengan PT  SBP  Kembali Memanas : ini kronologi nya  https://www.tintaindonesia.my.id/konflik-lahan-suku-anak-dalam-batin-ix-dengan-pt-sbp-kembali-memanas-ini-kronologi-nya/Pada tanggal  02/06/2025 

Menurut Jauhari Bukti Keseriusan Suku anak dalam Mempertahan Tanah Ulayat nya  Beberapa Keluarga yang  telah tidur di tenda   beratap terpal  dengan Membawah anak anak ,bayi bahkan orang tua yang sudah sepuh  Tidur dan Menempati Lahan yang sudah  di kuasai PT SBP  selama 6 hari ,ini semuah bentuk protes kami kepada Pemerintah pusat atau pun Daerah dan saat ini sudah 16 hari Suku SAD Menduduki lahan  tetapi Masi belum juga ada titik temu  dalam permasalahan tersebut  .”Bebernya.

Lebi lanjut  Jauhari MD juga menyampaikan Pada hari ini  pihak perusahaan mengundang kami selaku suku SAD untuk melakukan Mediasi  dengan Pimpinan PT. SBP ,Tetapi di dalam mediasi tersebut Belum ada titik temu karena Pihak PT.SBP  Berkeinginan Menganti Lahan yang dikuasi nya sebesar Rp.200.000.000 (Dua ratus juta rupiah ) Sedangkan lahan yang di kuasai nya Seluas 293 Hektar ,menurut saya hal ini tidak manusiawi (Tidak sewajarnya ) jadi kami mohon dari pihak pihak Isnstansi terkait bantulah kami ,Jika tidak ada perhatian dari pemerintah kami bukan apa apa .”Tutupnya 

Penulis.                : Aswan Ishak 

Publishedr.          : red (Yupantri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *