Tinta Indonesia
banner 728x250

BBPPKS Bandung Membangun Sumber Daya Manusia Untuk Mencapai Ekonomi Masyarakat Kreatif Desa Talaga

Oplus_131072

Serang Telaga Mancak//Tintaindonesia.my.id,- Dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia Kementerian Sosial Melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung menggelar kegiatan asesmen kebutuhan pelatihan pemberdayaan masyarakat di Desa Talaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Kamis (10/7/2025).

Berlangsung di Villa Cikeray, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta dari kelompok penerima manfaat (KPM) program Kementerian Sosial yang menjadi dasar merupakan langkah awal yang dilakukan BBPPKS Bandung untuk menggali potensi dan kebutuhan pelatihan masyarakat.

Tujuannya adalah mendukung pengembangan ekonomi lokal dan penguatan kemandirian sosial bagi KPM di Desa Talaga.
Widyaiswara Ahli Madya BBPPKS Bandung, Eni Supriyatin, S.Sos., M.P., menjelaskan bahwa asesmen ini krusial sebelum materi pelatihan disusun.

BBPPKS Bandung hadir untuk melakukan training need assessment atau analisis kebutuhan pelatihan. Ini bertujuan menggali dan memetakan materi apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama KPM, dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan masyarakat. Ia menambahkan, hasil asesmen ini akan menjadi dasar kedepannya penyusunan modul pelatihan yang direncanakan akan berlangsung selama empat hari pada Juli 2025, dengan fokus utama di Desa Talaga dan terkait tempat belum bisa di tentukan,”kepada Media, tutur Eni.

Dengan adanya kegiatan ini Kepala Desa Talaga Embay, menyambut baik inisiatif BBPPKS Bandung ini, Menurutnya program asesmen ini membawa harapan baru bagi masyarakat untuk mencapai kemandirian ekonomi yang produktif.

“Lanjutnya kegiatan dari Balai Pelatihan dan Pendidikan Kementerian Sosial ini saya yakin akan berdampak positif untuk membangun ekonomi kreatif Masyarakat Desa Telaga.

Dalam kegiatan yang dilakukan pada hari ini ada sekitar 25 orang termasuk KPM yang mengikuti acara di Villa Cikeray

Masih Kata Embay,” ia menekankan bahwa pemberdayaan menjadi hal yang prioritas agar masyarakat tidak terus-menerus di benak masyarakat ketergantungan pada bantuan sosial. Sehingga dengan adanya pelatihan ini, masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi.

Kami libatkan juga lembaga-lembaga desa dan para pendamping UMKM sebagai pelaku langsung di lapangan. Ini bentuk nyata kenapa, bahwa bansos itu hanya sementara, namun terkait sumber daya masyarakat harus terus dikembangkan sehingga menjadi potensi yang nyata buat masyarakat,”tegasnya.

Dengan adanya kegiatan pelatihan dan Bimbingan ini saya berharap terus berkelanjutan agar dapat terciptanya para pelaku usaha baru, dan guna mendorong KPM agar lebih cermat dan bersemangat dalam menjalankan usaha ekonomi produktif.

Dengan kehadiran BBPPKS ini, kami harap masyarakat bisa lebih keras dan serius dalam membangun usaha. Ini bagian dari tujuan Kemensos untuk menciptakan dan membangun ekonomi masyarakat yang sejahtera dalam mengembangkan usahanya.

Kegiatan asesmen ini menandai langkah penting menuju transformasi sosial, mengubah penerima manfaat menjadi pelaku usaha untuk membangun ekonomi berbasis masyarakat di Desa Talaga secara mandiri dan tidak selalu ketergantungan,” Tegas Embay.(L30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *