TANJABBAR, tintaindonesia.my.id
Dugaan terkait penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 164/V yang berlokasi di Desa Sri Agung, kecamatan Batang Asam, kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), provinsi Jambi. Kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat Desa Sri Agung. Pasalnya, setelah tersebar informasi bahwa sejumlah kaca jendela ruang kelas banyak yang pecah. Diduga pihak sekolah baru tergerak untuk melakukan perbaikan kaca jendela tersebut.
Guna memverifikasi ke pihak Sekolah terkait penyampaian informasi yang didapat dari salah seorang wali murid (Selasa, 20 mei 2025). Awak media berupaya melakukan wawancara dengan bendahara sekolah melalui sambungan telepon. Namun, bendahara SDN 164 merasa tidak nyaman dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan menuduh awak media hanya mencari-cari kesalahan.
“Beberapa kaca jendela yang pecah sudah kami perbaiki, bahkan kami tambahkan rangka baja ringan sebagai pelindung nya.
Lantas sekarang masalah nya di mana? anda jangan mencari-cari kesalahan dari kami”, ujar Aan, yang dalam hal ini selaku bendahara SDN 164 melalui sambungan telepon. (Sabtu, 24 Mei 2025)
Saat disinggung terkait kegiatan dana BOS di tahun 2024, namun pihak sekolah mengerjakan nya pada tahun 2025. Aan berkilah, kalau dokumentasi foto yang di dapat oleh awak media, adalah foto lama.
“Yang mengerjakan di tahun 2025 itu siapa!, Saya mau tanya ke bapak sekarang, bapak dapat foto itu dari mana, jangan-jangan itu foto lama yang yang bapak kirim ke kami itu foto lama.”, pungkasnya.
Perlu di ketahui, informasi terkait sejumlah kaca ruang kelas yang pecah itu di sampaikan oleh salah seorang wali murid per via telepon. Jadi jelas, dalam hal ini awak media bukan mencari-cari kesalahan SDN 164 tetapi mendapatkan informasi dari salah seorang wali murid yang khawatir jika kaca jendela pecah tersebut dibiarkan hingga berlarut-larut, dikhawatirkan bisa mencederai murid-murid di sekolah tersebut.
Reporter : Adi













