Serang Mancak//Tinta Indonesia.my.id,-Badan Usaha Milik Desa Winong (BUMDES Bhakti Mandiri Winong) bergerak di bidang program ketahanan pangan unit usahanya tanam jagung bekerja sama dengan masyarakat petani yang mana tanahnya milik Masyarakat.
Jaenudin Direktur BUMDES Bhakti Mandiri Winong mengundang tenaga ahli (TA) dan penyuluh pertanian Kabupaten Serang PLD dalam rangka Bimbingan Teknis (BINTEK) Masyarakat Petani Jagung melaksanakan pelatihan langsung secara Teknis yang bertempat Kampung Winong Desa Winong Kecamatan Mancak, Kamis 10 juli 2025
Hadir di acara Bintek petani jagung Camat Mancak Hj.Eis Linda Mutia beserta Staf Kecamatan Mancak, Kepala Desa Winong Muhtar Lupi, Tenaga Ahli (TA) PD Korkab Serang Dedi Kuswara, Sulaeman Rumana PD Kecamatan Mancak, PLD Desa Winong Khoiron Abidin, UPT Penyuluh Pertanian Kecamatan Mancak Habibi, S.ST., dan Yanyan Paisal, S.P., dan Bripka Arie Supriadi Babinkantibmas Desa Winong, serta RT/RW dan para peserta tani tanam jagung.
Dalam Sambutannya Kepala Desa Winong Muhtar Lupi mendorong penuh terkait BUMDES Bhakti Mandiri Winong dengan unit usahanya tanam jagung dengan support Dana 20% dari anggaran Dana Desa terkait program ketahanan pangan.
Kades Muhtar Lupi yang akrab disapa Lurah Boy Desa Winong, menekankan kepada masyarakat petani harus menjalankan kegiatan tanam jagung ini lakukan dengan sungguh-sungguh dan selalu berkoordinasi dengan Direktur BUMDES Bhakti Mandiri Winong, adapun terkait sistem pola tanam jagung yang benar kita didampingi dari pihak penyuluh pertanian UPT Kecamatan Mancak Kabupaten Serang Pak Habibi dan Pak Yanyan yang siap memandu proses mulai dari terkait lahan tanam, maupun cara penanaman, pemeliharaan sampai panen jagung.
Untuk tahap awal terkait penanaman jagung lahan yang sudah di siapkan kurang lebih 2 hektar tentunya kedepannya program tahap dua anggaran Dana Desa akan kita Support yang lebih besar lagi, ketahanan pangan tanam jagung Hibrida ini yang paling penting antusiasnya masyarakat perkeinginan dan berlomba-lomba untuk petani jagung,”tegas Lurah Boy.
Kehadiran Camat Mancak dan kepala Desa Winong tentunya dalam kegiatan Bintek menambah semangat bagi masyarakat petani jagung sebanyak 20 orang yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu
Camat Mancak Hj. Eis Linda Mutia, sangat mendukung langkah-langkah kegiatan BUMDES Bhakti Mandiri Winong yang unit usahanya tanam jagung Program Ketahanan Pangan
Program ketahanan pangan tanam jagung ini program pemerintahan pusat yang sudah berjalan yang di lakukan oleh pihak kepolisian mengajak masyarakat petani tanam jagung
Dengan dilakukan unit usahanya BUMDES Bhakti Mandiri Winong, semogah bisa berjalan dengan baik dan lancar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat menjadi penghasil tambahan selain menanam padi. Karena penanaman jagung ini dilakukan setelah selesai musim panen padi dan selang beberapa waktu dilanjutkan masyarakat petani dengan menanam jagung,” kata Camat Eis.
Sistem yang paling mudah untuk dilakukan petani jagung yang di sampaikan Yanyan Paisal, S.P., tanam jagung dengan tanpah olah tanah yang paling penting harus dengan jarak tanam setiap baris ajir tanam jagung dengan jarak 30 cm dengan perbatasan lajur tanam berjarak 70 cm setiap jarak perbatasan dengan membuat gali saluran air. Selama proses tananam rumput yang tumbuh dilakukan dengan cara penyemprotan dengan menggunakan racun rumput pembasmi rumput, yang sdh di campur obat penyubur tanaman jagung.
“Habibi, S.ST., Dinas UPT Penyuluh Petani Kecamatan Mancak masyarakat petani tanam jagung tidak perlu khawatir, takut terkait pemasaran jagung yang nantinya hasil panen tersebut di kecamatan mancak. Kami siap tampung beli hasil panen tersebut, dan BUMDES Bhakti Mandiri yang sekaligus memasarkan dari hasil petani jagung dengan harga pasar minimal 4000 sampai 4700 bahkan lebih sesuai kwalitasnya jagung.
Untuk Bulog Kabupaten Serang tahun depan sudah siap tampung sebanyak mungkin dari petani. Bulog tidak hanya tampung Beras tapi sudah siap tampung jagung, karena kebutuhan secara nasional jagung pakan ini kebutuhannya sangat meningkat karena pemerintah pusat sudah menutup Impor jagung. Kenapa,”ini adalah tujuan bapak Presiden kita untuk meningkatkan ekonomi masyarakat petani Indonesia.(L30)













