Tinta Indonesia
banner 728x250

Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Tebing Bulang Pertanyakan Kinerja PUPR Muba

MUBA, tintaindonesia.my.id

Warga Desa Tebing Bulang, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), hingga kini masih menunggu kepastian perbaikan jalan penghubung dari Simpang Empat Desa Tebing Bulang menuju Dusun 2. Jalan yang menjadi akses utama aktivitas warga tersebut dilaporkan telah lama rusak parah dan belum mendapat penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muba.

Pantauan warga, kondisi jalan dipenuhi lubang dan genangan air, terutama saat hujan turun. Akibatnya, akses transportasi warga terganggu, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

“Kenapa jalan ini belum juga diperbaiki? Kami sudah lama menunggu,” keluh Mely (45), salah satu warga setempat, Senin (12/01/2026). Ia menyebut kondisi jalan tersebut tak ubahnya seperti kolam ikan yang belum diberi bibit, karena selalu tergenang air dan sulit dilalui.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan dari pihak terkait. Padahal, jalan tersebut merupakan fasilitas publik yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Kami berharap PUPR Muba segera turun tangan. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas kami sehari-hari. Jangan sampai warga terus menjadi korban dari pembiaran,” ujar warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal perbaikan jalan tersebut. Warga pun mempertanyakan komitmen PUPR Muba dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik: sampai kapan warga Dusun 2 harus bersabar menunggu realisasi perbaikan? Apakah kerusakan jalan di Tebing Bulang belum menjadi prioritas, ataukah ada kendala lain yang belum disampaikan secara terbuka kepada masyarakat?

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya PUPR Muba, tidak menutup mata dan segera mengambil langkah nyata, agar keluhan yang berulang kali disampaikan tidak hanya berhenti sebagai janji, melainkan diwujudkan dalam tindakan konkret.

[penulis: Deni ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *