Sosok seorang relawan SAR yang mengevakuasi jenazah pendaki Brasil, Juliana Marins, yang terjatuh ke jurang Gunung Rinjani. Juliana ditemukan tewas di jurang dengan kedalaman 600 meter pada Selasa (24/6/2025) yang bernama Abdul Haris Agam alias Agam Rinjani.
Agam Rinjani lahir di Makassar tgl 22 Desember 1988, beliau telah mengunjungi gunung rinjani sekitar 574 kali dan sampai ke puncak 352 kali. Luar biasa bukan.. woooww.
Agam mengungkapkan bahwa dirinya menginjakkan kaki di gunung rinjani tahun 2011 semasa masih jadi mahasiswa Universitas Hasanuddin dengan jurusan Antropologi… Kereeen bgt
Setelah menyelesaikan kuliah, beliau kemudian menetap di Sembalun, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan berkarier sebagai pemandu pendakian Gunung Rinjani sejak 2015. Ia juga telah membantu banyak korban di Gunung Rinjani dan bergabung sebagai tim penyelamat.
Sebelum mengevakuasi Juliana Marins, ia juga pernah mengevakuasi pendaki asal Israel yang terjatuh di kedalaman 160 meter pada Agustus 2022. Ia melakukan proses evakuasi di tengah medan yang sangat ekstrem.
Bagi Agam rinjani gunung bukan sekedar tempat bekerja, namun Rinjani adalah rumah, tempat belajar dan altar pengabdian baginya.
Dia menguasai Rinjani luar dalam, bukan cuma rutenya, tapi juga cuaca, karakter Medan dan perubahan angin, betapa mendalam pengalaman Abdul Haris Agam tentang Gunung Rinjani.. salute 👍🏻👍🏻👍🏻
dikutip dari d3tikcom dan l0mbokpos













