PALI – Desa Lubuk Tampui, Kecamatan Tanah Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menjadi saksi semangat gotong royong ketika perangkat desa, warga, jajaran Muspika, TNI, dan Polri bersama-sama menanam bibit jagung hibrida Syngenta NK306 Garuda di lahan seluas 1 hektare pada Rabu (24/9/2025).
Kepala Desa Lubuk Tampui memimpin langsung kegiatan ini dengan penuh antusias. Ia turun ke lahan, ikut menugal tanah, sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat.
“Program ini merupakan amanah dari pemerintah pusat yang dibiayai melalui Dana Desa. Kami berkomitmen agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberi manfaat bagi warga. Dengan penanaman jagung ini, kami ingin desa mandiri, bukan hanya dari sisi pangan, tapi juga dari sisi ekonomi,” ujarnya.
Penanaman jagung ini tidak sekadar simbolis. Pemerintah desa telah menyiapkan perencanaan matang, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, hingga pengawasan pertumbuhan tanaman. Semua diarahkan agar hasil panen nantinya mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Program ketahanan pangan nasional yang dijalankan desa ini merupakan salah satu fondasi kekuatan pangan nasional. Penanaman ini bukan hanya menanam jagung, tetapi juga menanam harapan serta kemandirian perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Kades Lubuk Tampui menutup dengan optimisme bahwa keberhasilan program ini akan memberikan dampak berkelanjutan bagi warganya, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.***red













